PT. BANK PEREKONOMIAN RAKYAT BRATA BHAKTI SEJAHTERA

 

Mengatur keuangan memang bukan hal yang mudah. Walaupun sudah menerima gaji atau penerimaan, namun terkadang untuk membuat uang yang kita miliki terus bertambah masih menjadi hal yang sulit dilakukan. Terlebih jika kita memperoleh pendapatan yang sama tapi pengeluaran malah semakin besar setiap bulannya. Kebiasaan yang kurang baik dari kita adalah cenderung menghamburkan uang di awal dan berhemat di tanggal-tanggal akhir. Jika terus menerus seperti itu, mungkin tidak akan ada kesempatan untuk kita bisa menabung. Untuk menghindari hal-hal tersebut, kita membutuhkan perencanaan dalam mengelola keuangan. Berikut tips mengatur keuangan agar tabungan terus bertambah.
1. Mencatat pendapatan dan pengeluaran, Sering kali kita kurang peduli dengan catatan penerimaan dan pengeluaran kita. Bahkan terkadang di akhir bulan kita bingung kemana uang kita “pergi”. Dengan mencatat pendapatan dan pengeluaran, kita bisa lebih mudah melacak keuangan bulanan kita. Hal ini bisa dilakukan dengan pembukuan sederhana di catatan kecil. Saat ini juga sudah banyak aplikasi di gawai yang bisa mengakomodasi dan mempermudah dalam pencatatan keuangan. Catat penghasilanmu selama satu bulan, kemudian buat pos-pos pengeluaran. Buatlah daftar pengeluaran dan target untuk setiap pos pengeluaran tersebut secara rutin setiap bulan. Dengan begitu kita bisa melihat pos yang melebihi target dan bisa menjadi alarm kita dalam mengeluarkan uang. Hal ini akan mempermudah pengelolaan keuangan kita.
2. Perhatikan hal-hal kecil, Jangan menganggap remeh hal-hal kecil. Kita biasanya menganggap remeh untuk pengeluaran-pengeluaran kecil yang dilakukan, seperti pengeluaran untuk kopi setiap pagi, atau camilan sore misalnya. Kebanyakan orang sangat berhati-hati dan cenderung memikirkan dengan matang untuk membeli barang yang mahal, namun kurang terkontrol dalam melakukan pengeluaran untuk hal-hal kecil. Padahal, mungkin jika digabungkan dalam satu bulan jumlah pengeluaran dari hal kecil tersebut nilainya lebih besar daripada barang mahal tadi. Hal itu yang terkadang membuat keuangan kita tidak terkontrol. Jadi lebih berhati-hatilah dalam melakukan pengeluaran terutama untuk hal kecil sekalipun.
3. Jangan belanja demi gengsi, Saat ini barang branded sangat digemari. Biasanya kita membelinya demi memenuhi gengsi dan mengikuti gaya hidup. Akan lebih baik jika kita bisa menggunakannya untuk menambah tabungan dan membeli barang yang memang kita butuhkan. Bukan karena sedang tren apalagi karena gengsi. Perlu disadari bahwa perkembangan tren dan gengsi tidak akan ada habisnya jika terus kita ikuti.
4. Buat prioritas kebutuhan, Buatlah daftar prioritas kebutuhan mulai dari hal yang sangat penting hingga yang bersifat kurang penting. Mulailah dari yang sangat mendesak hingga yang masih bisa ditunda untuk dipenuhi. Dengan membuat skala prioritas kita bisa lebih mudah dalam mengatur pengeluaran. Selain itu, kita juga bisa belajar untuk bisa lebih hemat dan teratur. 5. Pasang target masa depan, Salah satu cara yang efektif dalam mengatur keuangan adalah dengan membuat target di masa depan. Misalnya ketika umur 30 kamu menargetkan sudah memiliki kendaraan sendiri, ketika umur 35 sudah memiliki rumah sendiri, dan lain sebagainya. Dengan menetapkan sebuah target maka berarti kita juga siap untuk memulai dan melaksanakannya. Jangan sampai target menjadi wacana saja. Dengan memiliki target kita juga dituntut untuk bisa membuat perencanaan agar target tersebut bisa dicapai.
6. Disiplin dalam menabung, Banyak orang yang berfikir jika menabung adalah menyimpan uang yang tersisa pada akhir bulan. Hal tersebut adalah sebuah kesalahan. Jika ingin uang di tabunganmu cepat bertambah buatlah target menabung dan langsung sisihkan uangnya di awal bulan. Jika perlu, buatlah rekening tabunganmu sendiri yang berbeda dari rekening yang biasa kamu gunakan sehari-hari.
7. Jangan takut untuk berinvestasi, Berinvestasi memang memiliki banyak risiko. Namun, dari besarnya risiko itu juga terdapat potensi keuntungan yang juga besar jika dilakukan dengan tepat. Agar bisa melakukan investasi dengan baik maka kita juga harus belajar dan latihan agar mampu membuat strategi yang tepat dalam berinvestasi. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mencari tahu jenis investasi yang cocok. Selanjutnya, carilah sebanyak mungkin informasi tentang investasi yang kamu pilih sesuai dengan keadaan keuanganmu. Yang terpenting adalah jangan sampai mengganggu pos-pos pengeluaran lainnya.

Salah satu jenis bank yang dikenal melayani golongan pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan.

Pada dasarnya BPR memberikan pelayanan yang persis sama dengan bank umum, perbedaan hanya pada tidak ada pelayanan produk giro dan valuta asing, lalu jangkauannya hanya meliputi satu provinsi.

Suku Bunga Tabungan dan Deposito yang Tinggi (Hingga ....%), Prosesnya cepat, Aman (diawasi oleh OJK dan di jamin oleh LPS), pasti Terpercaya

Seluruh Tabungan dan Deposito di BPR sama amannya dengan di bank umum, karena dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) di awasi oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan) karena tingkat bunga deposito di BPR lebih tinggi dari bank umum juga berlaku untuk BPR lain, termasuk BPR BBS untuk informasi selengkapnya, kunjungi langsung Kantor PT. BPR Brata Bhakti Sejahtera

Produk Kami